4 Tips Dan 8 Bahaya Akibat Mencabut Bulu Ketiak Bagi Kesehatan

Kecantikan yaitu salah satu senjata utama bagi para kaum wanita. Banyak wanita menganggap bahwa kecantikan bisa terpancar melewati situasi jasmani atau tubuh mereka. Malahan banyak wanita yang rela menjalankan banyak hal untuk mempercantik diri mereka dan menjalankan bermacam sistem supaya bisa mempunyai tubuh yang menawan dan menarik.
Salah satu unsur yang dianggap penting dalam menambah pesona dan tenaga tarik dari tubuh seorang wanita yaitu dengan mulusnya komponen – komponen kulit dari bulu – bulu halus. Bulu – bulu pada kulit, terpenting komponen kaki dan lengat yaitu hal yang sungguh-sungguh wajar tumbuh tak cuma pada pria, tetapi juga pada wanita. Karenanya dari itu, banyak wanita yang menjalankan perawatan dengan sistem melenyapkan bulu – bulu hal yang demikian dengan sistem mencabutnya, maupun menjalankan waxing.
Salah satu sasaran operasi dari waxing atau pencabutan bulu ini yaitu bul – bulu yang berada pada komponen ketiak. Memang, tumbuhnya bulu pada komponen ketiak akan sungguh-sungguh mengurangi penampilan, terpenting saat mengenakan baju dengan lengan terbuka. Karenanya dari itu, banyak wanita yang mencabuti bulu ketiak dengan rutin. Namun ini dilaksanakan supaya komponen ketiak nampak mulus dan menarik, terpenting saat mengenakan baju yang mempunyai lengan pendek.

4 Tips Dan 8 Bahaya Akibat Mencabut Bulu Ketiak Bagi Kesehatan

Rupanya demikian, timbul sebuah wacana, apakah mencabuti bulu ketiak aman bagi kesehatan tubuh? Selain sebagian penelitian menampakkan bahwa hobi mencabuti bulu ketiak, terpenting hingga habis ke akarnya mempunyai bahaya bagi kesehatan. Apa saja? Mari kita simak :


1. Rasa sakit dan kulit ketiak jadi iritasi
Mencabut bulu halus dari akar satu persatu bukanlah hal yang gampang. Bagi wanita yang belum pernah, atau jarang mencabut bulu, Anda akan menikmati rasa sakit yang menyengat. Anda dapat memperbandingkan mencabut bulu ketiak dengan sengatan lebah, sama sakitnya. Walhasil rasa sakit hal yang demikian, mencabut bulu ketiak bisa menyebabkan iritasi dan kemerahan pada kulit sekitarnya.

Memang cuma sekadar merah dan akan sirna dalam sebagian hari, melainkan tahukah itu juga disebut luka tidak kasat mata? Lalu dari luka hal yang demikian, Anda akan konsisten mengaplikasikan deodoran, sabun, lotion atau bedak lain yang mana bahan kimia membahayakan lantas masuk ke dalam pori-pori kulit dan terserap oleh tubuh.

2. Bulu ketiak Anda jadi tumbuh ke dalam, bukan keluar
Bahaya mencabut bulu pada ketiak riilnya juga bisa mengakibatkan ingrown hair atau rambut tumbuh ke dalam, di mana rambut yang tumbuh ke dalam akan memunculkan kerusakan pada lesi kulit. Walhasil ketiak Anda akan merah, sembab, gatal dan malahan infeksi.

3. Terkena folikulitis
Bulu ketiak yang menyenangi dicabut itu dapat menyebabkan folikulitis, lho. Apa itu folikulitis? Pada kulit manusia terdapat daerah tumbuh bulu atau rambut halus, namanya folikel. Folikel ini akan meradang apabila bulu atau rambut halus dicabut secara paksa. Karenanya folikel ini akan berubah menjadi spot-spot kecil putih menggelembung berisi pembuluh darah yang mati, rasanya gatal dan nyeri.
Bahaya yang paling celakanya yaitu bila hingga ketiak Anda terinfeksi.

4. Hiperpigmentasi, alias kulit ketiak menghitam
Efek samping sungguh-sungguh tak menyenangkan dari mencabut bulu ketiak yaitu terjadinya hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi yaitu penggelapan kulit disekitar zona yang terinfeksi. Namun ini disebabkan saat melanin di kulit terkena peradangan, apalagi bila Anda terus menerus mencabut bulu ketiak Anda. Karenanya dipastikan warna ketiak Anda akan menghitam, menjadi tak enak dilihat.

5. Mencabuti bulu ketiak akan memunculkan luka yang tidak kasat mata
Salah satu bahaya yang bisa dimunculkan yaitu munculnya luka yang tidak kasat mata saat anda menjalankan ritual mencabuti bulu ketiak ini. Luka ini mungkin tak akan menjadi persoalan jikalau terjadi pada komponen kaki. Rupanya perlu diingat, komponen ketiak yakni komponen yang rajin mengeluarkan peluh tubuh. Rupanya – peluh tubuh hal yang demikian telah pasti mengandung bakteri – bakteri dan kuman yang bisa menyebabkan infeksi.

Dengan adanya bakteri dan kuman pada ketiak yang mengalami luka tidak kasat mata, karenanya kemungkinan untuk terjadi infeksi malahan akan kian tinggi, dimana infeksi bisa memunculkan luka yang lebih besar dan membikin ketiak anda menjadi sakit dan perih.

6. Mencabuti bulu ketiak berarti melebarkan jalan masuk toxin dan racun ke dalam tubuh.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Selain, saat anda mencabuti bulu ketiak anda sampai ke akarnya, kecuali memunculkan luka tidak kasat mata, hal ini juga akan bereaksi pada membesarnya pori – pori di tempat sekitar ketiak anda. dengan membesarnya pori – pori di zona ketiak, telah dapat dipastikan jalan masuk bagi toksin dan racun ke dalam tubuh akan menjadi kian lebar.

Hal ini bisa menyebabkan hal – hal berikut :

  • Pembengkakan pada komponen ketiak sebab infeksi
  • Infeksi pada komponen ketiak
  • Iritasi pada sel – sel yang berada pada komponen sekitar ketiak
  • Memungkinkan terjadinya pendarahan.


Ke – 4 akibat hal yang demikian terjadi cuma saat racun – racun masih berada pada komponen ketiak saja. Perlu anda kenal, pada zona sekitar ketiak terdapat banyak kelenjar getah jernih, yang bisa menjadi alat transportasi bagi toksin atau racun untuk menyebar ke segala tubuh. Racun dan toksin hal yang demikian bisa dengan gampang bertransportasi, dan menyebar ke segala member tubuh, dan menyebabkan infeksi – infeksi pada komponen vital, seperti :

  • Jantung
  • Paru – paru
  • Otak


7. Mencabuti bulu ketiak mempunyai resiko terjadinya kanker payudara.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Selain racun dan toksin yang masuk melewati ketiak akan mengendap dan menumpuk pada komponen payudara, yang lokasinya berdekatan dengan komponen ketiak. Namun ini tertuama bisa terjadi pada pengaplikasian deodorant yang bisa membikin racun – racun hal yang demikian bertahan dan mengendap, sehingga bisa memunculkan kanker payudara.

8. Pembengkakan dan kanker kelenjar getah jernih
Seperti telah digambarkan sebelumnya, pada zona sekitar ketiak terdapat banyak sekali kelenjar getah jernih. Walhasil bisa mentransportasi racun atau toksin yang masuk ke dalam tubuh, kelenjar getah jernih malahan bisa mengalami pembengkakan dan timbul sel kanker.
Berbahaya kelenjar getah jernih telah terinfeksi dengan sel kanker, karenanya sel kanker hal yang demikian bisa dengan gampang bermigrasi daerah dan menyebar, sehingga pun menjadi berkembang di organ – organ tubuh lainnya.

Tips Merawat Bulu Ketiak Agar Tidak Berbahaya

Memang, dengan mengizinkan bulu pada ketiak tumbuh lebat akan sungguh-sungguh mengganggu dan tak nyaman. Walhasil itu juga bisa mengurangi rasa percaya diri pada anda. Nah, jikalau bulu ketiak memang telah tumbuh dan membikin diri anda tak nyaman, apa yang seharusnya dilaksanakan?

  1. seharusnya dilaksanakan pertama kali yaitu jangan pernah mencabuti bulu ketiak, dan jangan menjalankan cara kerja waxing pada bulu ketiak anda.
  2. gunting kecil, atau gunting khusus bulu ketiak untuk memotongnya. INGAT, cukup memotong bulu ketiak saja, jangan memangkas habis sampai ke akarnya.
  3. telah terlanjur mencabut sampai ke akarnya, hindari pengaplikasian deodorant secara berlebiham supaya deodorant tak menjadi racun yang masuk ke dalam tubuh.
  4. kasih perhatian lebih pada komponen ketiak anda saat mandi. Cucilah dengan sabun sampai bersih.


Itulah sebagian bahaya yang bisa dimunculkan oleh kultur buruk anda dalam mencabuti bulu ketiak. Munngkin dengan mencabuti bulu ketiak akan sungguh-sungguh meningkatkan kepercayaan diri anda, tetapi rupanya, efeknya sungguh-sungguh membahayakan dan tak bagus bagi tubuh anda.


Demikian Penjelasan Cara Sehat tentang 4 tips dan 8 bahaya akibat mencabut bulu ketiak bagi kesehatan semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan tentang hidup sehat.


Jika artikel Cara-Sehat ini bermanfaat silakan share/bagikan ke teman atau keluarga agar senantiasa menjaga kesehatan. Terimakasih.

Berlangganan via email (gratis)

0 Response to "4 Tips Dan 8 Bahaya Akibat Mencabut Bulu Ketiak Bagi Kesehatan"

Post a Comment